Pleno BSNP Membahas POS UN dan USBN

JAKARTA, BSNP — Rapat pleno Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) pada Senin (21/10/2019), dibuka dan dipimpin Sekretaris BSNP KH Arifin Junaidi. Selain Ketua BSNP Abdul Mu’ti, rapat pleno juga dihadiri anggota BSNP Waras Kamdi, Ali Saukah,Ki Saur Panjaitan XII, Romo E Baskoro Poedjinoegroho, Kiki Yulianti, Bambang Suryadi, Poncojari Wahyono, Hamid Muhammad, Imam Tolkhah, Doni Koesoema A, Suyanto, Bambang Setiaji, dan Henriette T Hutabarat Lebang.

Rapat pleno ini, melanjutkan pembahasan POS UN dan POS USBN. PON UN, berhasil diketok dan dianggap selesai. Namun, pengumumannya ke publik akan dilakukan secara bersamaan dengan POS USBN, yang pembahasannya masih dilakukan.

Bambang Suryadi mengingatkan, POS USBN diantaranya betujuan untuk peningkatan kompetensi guru untuk menyusun soal. Semangatnya, ujian bukan oleh dinas, tetapi satuan pendidikan.

Sementara Doni juga mengingatkan, agar pembuatan POS USBN itu betul-betul memberikan kesempatan pada guru untuk membuat soal ujian. Ia juga mengingatkan agar dinas pendidikan, tidak menyelenggarakan USBN.

Pembahasan POS USBN, memang sedang dikebut, agar bisa diumumkan secara bersamaan dengan POS UN yang sudah lebih dahulu diselesaikan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *