Sebanyak 1.510 Siswa di Kabupaten Mimika Papua Ikut UNBK

Muhadjir Effendy disambut dng tarian khas Papua di SMPN 2 Timika dalam kunjungan kerja memantau UNBK SMP, Senin (23/4/2018).

Ujian Nasional jenjang SMP/MTs dilaksanakan secara serentak mulai tanggal 23 sampai dengan 26 April 2018. Muhadjir Effendy Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mimika Papua untuk memantau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs pada hari Senin (23/4/2018).

Turut serta dalam kunjungan kerja kali ini adalah Didik Suhardi Sekretaris Jenderal, Totok Suprayitno Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Supriano Direktur Pembinaan SMP, Anas M. Adam Direktur Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dasar, Bambang Suryadi Ketua BSNP, Muhammad Abduh Kepala Pusat Penilaian Pendidikan, Staf Khusus Menteri Bidang Media, tim Sekretariat UN, dan perwakilan dari wartawan media cetak.
 
Peserta UN SMP/MTs di Kabupaten Mimika sebanyak 3.492 siswa yang tersebar di 56 sekolah negeri dan swasta. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.982 siswa atau 56.76 persen masih mengikuti UN dengan moda berbasis kertas dan pensil (UNKP) dan hanya 1.510 siswa atau 43.24 persen yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
 
Pada hari pertama UN, Mendikbud dan rombongan mengunjungi SMP YPPK Santo Bernadus, SMPN 3, SMPN 9, SMPN Sentra Pendidikan, dan SMPN 2 Mimika. Ketiga sekolah pertama masih melaksanakan UNKP, sedangkan dua sekolah lainnya sudah melaksanakan UNBK.
 
Selain memantau UNBK di lima SMP tersebut, Mendikbud dan rombongan juga mengunjungi SD Inpres yang sejak lima bulan terakhir dikosongkan karena konflik antar kubu atas dan kubu bawah masyarakat setempat. Kondisi sekolah rusak dan tidak terawat karena selama konflik dijadikan posko konflik. 
 
Kondisi SMPN 3 sangat memprihatinkan. Jumlah siswa kelas IX yang mengikuti UN tahun ini sebanyak 45 siswa. Sementara itu, SMPN Sentra Pendidikan merupakan sekolah berasrama dengan mayoritas siswa suku asli Mimika dengan jumlah peserta UN sebanyak 52 siswa.
 
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, salah satu kendala pelaksanaan UNBK adalah belum adanya infrastruktur khususnya komputer, pasokan daya listrik, dan jaringan Internet.
 
Agus S. Kowali Ketua Panitia UNBK SMPN 2 menuturkan sinkronisasi telah dilakukan pada hari Sabtu atau H-2. Namun hari ini terjadi keterlambatan 25 menit untuk sesi kedua karena ada gangguan server. 
 
Menyikapi hal tersebut, Mendikbud mengatakan gangguan server secara prinsip tidak berakibat fatal karena dalam kondisi seperti ini jadwal ujian bisa dimundurkan.
 
“Jadwal UNBK bisa fleksibel, mundur satu jam itu hal yang wajar karena tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta UNBK yang sangat drastis”, ucap Muhadjir Effendy kepada para jurnalis di SMPN 2 Mimika Papua.
 
Selain memantau UNBK, pada sore hari, Mendikbud juga akan mengadakan pertemuan dengan para guru korban penyekapan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) untuk memberikan bantuan. ‎(BS)
 

Siswa SMPN 2 Mimika mengikuti UNBK pada sesi ketiga, Senin, 23 April 2018 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. UNBK di sekolah rujukan ini diikuti 480 siswa yang dibagi dalam tiga sesi sehari.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *