BSNP AKAN MEMANTAU PELAKSANAAN UN SMP SEDERAJAT DI 11 PROVINSI

Rapat pleno BSNP tanggal 3 Mei 2016 telah memutuskan bahwa anggota BSNP akan melakukan pemantauan Ujian Nasional (UN) SMP sederajat di 11 provinsi, mulai sehari sebelum pelaksanaan UN.

Dua belas provinsi yang menjadi sasaran pemantauan adalah Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Bali.

Sebagaimana ditetapkan dalam POS UN, pelaksanaan UN SMP sederajat berlangsung mulai tanggal 9-12 Mei 2016. Anggota BSNP akan berangkat ke daerah pada H-1 untuk mengecek kesiapan pelaksanaan ujian.

“Hari yang krusial justru menjelang pelaksanaan ujian, terutama terkait dengan kesiapan bahan UN dan sinkronisasi”, ucap T. Ramli Zakaria anggota BSNP sekaligus koordinator pelaksanaan UN dalam rapat pleno.

Jika ada masalah, tambahnya, hendaknya dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan ujian, sehingga tidak ada peserta didik yang dirugikan.

Sasaran pemantauan adalah sekolah/madrasah pelaksana UN, baik ujian berbasis kertas maupun komputer, negeri maupun swasta. Selain itu, sasaran pemantauan adalah Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Program Paket B/Wustha.  Untuk maksud tersebut, BSNP menyiapkan instrumen pemantauan yang disusun berdasarkan POS UN.

POSKO UN BSNP

Selain melakukan pemantauan UN di provinsi, BSNP juga membuka Posko UN mulai tanggal 7 sampai dengan 13 Mei 2016, untuk menampung pengaduan, keluhan, dan masukan dari publik.

“Posko UN BSNP dibuka H-2 sampai dengan H+1 dari pelaksanan UN SMP sederajat, mulai pukul 08.00-16.00 setiap hari”, ucap anggota BSNP kepada tim sekretariat yang akan bertugas di Posko.

Jadwal ini, tambahnya, sesuai dengan hasil rapat koordinasi Posko UN yang dilaksanakan BKLM Kemdikbud pada minggu yang lalu. Selain di BSNP, Posko UN juga ada di Puspendik, Inspektorat Jenderal, Sekretariat Balitbang, dan Biro Kerjasama dan Layanan Masyarakat (BKLM) Kemdikbud.

Setiap hari, pada pukul 11.00,  petugas di masing-masing Posko akan memberikan laporan ke BKLM. Selanjutnya dilakukan rekapitulasi pada pukul  12.00 dan hasilnya disampaikan kepada Menteri pada pukul 13.00.

Yang perlu diperhatikan oleh petugas Posko adalah kecepatan memberikan informasi yang akurat kepada publik baik melalui telepon, email, ataupun media sosial. (BS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *