LAURA APOL: BSNP MEMILIKI TUGAS BERAT DALAM PENGEMBANGAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

amerika

 Anggota BSNP bersama mahasiswa program Doktor dari Michigan State University

 

Jakarta–BSNP Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sebagai lembaga profesional dan indepenen yang memiliki kewenangan mengembangkan standar nasional pendidikan, menjadi daya tarik bagi pemangku kepentingan pendidikan, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri. Hal ini terbukti dengan banyaknya tamu, baik secara individu maupun rombongan, yang datang ke BSNP. Salah satu  perguruan tinggi di luar negeri yang melakukan kunjungan ke BSNP adalah rombongan dari Michigan State University (MSU) sebanyak 22 (dua puluh dua) orang dengan rincian dua orang dosen dan 20 mahasiswa program doktor, pada hari Selasa (9/6/2015). Kunjungan ini merupakan kunjungan kedua, sedangkan kunjungan pertama dilakukan pada tanggal 21/5/2013.

Sebagai ketua rombongan adalah Dr. Laura Apol dan Dr. Lynn Paine dan sebagai koordinator kunjungan adalahIsabella Tirtowalujo. Selain itu, juga ada dua orang pendamping dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yaitu Prof. Pardjono dan Dr.  Dwi Yuliantoro. Dengan demikian ada 24 orang dalam kunjungan tersebut. Para mahasiswa yang mengikuti program ini mewakili dari berbagai jurusan, diantaranya adalah pendidikan guru, kurikulum dan pengajaran, pengukuran, kebijakan pendidikan, administrasi pendidikan, psikologi sekolah, dan teknologi pendidikan.

Menurut Laura Apol tujuan kunjungan ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang sistem pendidikan nasional di Indonesia dan isu-isu terkini yang terkait dengan kebijakan pendidikan nasional.

“Kami sengaja menjadikan BSNP sebagai prioritas utama lembaga yang kami kunjungi dengan maksud untuk mendapatkan gambaran tentang peran dan fungsi BSNP, standar nasional pendidikan dan isu-isu terkini yang terkait dengan kebijakan pendidikan nasional”, ungkap Laura Apol seraya menyampaikan terima kasih atas kesediaan BSNP menerima rombongan.
Zainal A. Hasibuan Ketua BSNP dalam sambutannya mengatakan bahwa sistem pendidikan di Indonesia sejak tahun 2003 menganut aliran sistem pendidikan berbasis standar atau standard based education system dan lembaga yang berwewenang mengembangkan standar adalah BSNP.
“Reformasi pendidikan nasional pada tahun 2003 ditandai dengan adanya Undang-Undang Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dalam Undang-undang ini, secara tegas dan jelas sistem pendidikan yang diterapkan adalah sistem pendidikan berbasis standar”, ungkap Zainal alumni Illinoi University  tersebut.
Pada sesi tanya jawab dan dialog, banyak pertanyaan yang muncul dari rombongan MSU. Pertanyaan mereka berkisar tentang proses pengembangan standar, perubahan kurikulum, tantangan yang dihadapi dalam pengembangan dan implementasi standar, pemantauan standar, keragaman budaya dan  bahasa, dan akuntabilitas terhadap publik dalam penerapan standar.
Semua pertanyaan tersebut dijawab oleh anggota BSNP secara bergiliran yang dinakhodai oleh Ketua BSNP. Pada akhir pertemua dilakukan pemberian cindera mata dari kedua belah pihak, sesi foto bareng, serta makan siang bersama.  Cara menyambut tamu seperti ini memberikan kesan yang positif kepada rombongan.
“Kami, atas nama rombongan dari MSU menyampaikan terima kasih kepada BSNP yang telah menerima kami selama dua setengah jam dan kami mendapatkan apa yang kami inginkan. Kesan kami, tugas BSNP sangat berat dan kompleks dan orang-orang yang ada di sini memiliki komitmen yang tinggi terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui standar”, ungkap Laura Apol seraya menambahkan selain ke BSNP rombongan juga akan mengadakan kunjungan ke Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta beberapa perguruan tinggi di Indonesia. (BS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *