KOMISI X DPR-RI DAN BSNP LAKUKAN KUNJUNGAN KERJA KE DAERAH UNTUK MEMANTAU PERSIAPAN UN 2015

BSNP Jakarta— Anggota Komisi X DPR-RI bersama anggota BSNP melakukan kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Jawa Tengah, Jambi, dan Kalimantan Tengah pada hari Kamis-Jumat (29-30/1/2015) untuk memantau persiapan Ujian Nasional (UN) tahun 2015.  Di masing-masing Provinsi, ada satu anggota BSNP yang mendampingi Komisi X DPR RI. Mereka adalah Bambang Suryadi (Jawa Tengah), Nanang Arif Guntoro (Jambi),  dan Teuku Ramli Zakaria (Kalimantan Tengah).

Menurut M. Ridwan Hisjam Ketua Tim untuk Jawa Tengah, nama kunjungan kerja ini disebut kunjungan kerja spesifik karena target dan tujuannya khusus untuk memantau persiapan UN 2015.

“Nama Kunjungan Kerja ini adalah Kunjungan Kerja Spesifik, sebab agenda dan tujuannya sangat spesifik, yaitu memantau persiapan UN di daerah”, ungkapnya.

Melalui kunjungan ini, tambah Ridwan, Komisi X DPR RI bersama BSNP  ingin mendapat informasi yang akurat berdasarkan temuan di lapangan terkait dengan persiapan UN tahun 2015. Selain itu, melalui kunjungan ini juga diharapkan dapat menggali hasil evaluasi pelaksanaan UN tahun 2014 yang dijadikan dasar perbaikan pelaksanaan UN tahun 2015.

Sementara itu Kartono Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, dalam sambutannya mengatakan bahwa sampai saat ini pelaksana UN di daerah belum menerima dokumen resmi yang terkait dengan UN, seperti Permendikbud dan POS UN. Namun demikian persiapan pelaksanaan UN tetap berjalan.

“Pelaksanaan UN merupakan kegiatan rutin tahunan. Oleh sebab itu meskipun sampai saat ini belum ada dokumen yang kami terima terkait dengan pelaksanaan UN, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah telah melakukan berbagai persiapan, termasuk pendataan peserta UN dan satuan pendidikan yang akan melaksanakan UN CBT (Computer Based Test)”, ucapnya seraya berharap semoga dalam waktu dekat dokumen tersebut dapat segera diterima.

Sehari sebelum kunjungan kerja spesifik ini, tambah Kartono, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah telah melakukan sosialisasi kebijakan UN Tahun 2015 dengan mendatangkan  nara sumber dari BSNP.

“Menyadari pentingnya UN dan untuk mendapatkan informasi tentang kebijakan UN, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah bersikap proaktif dengan mengundang BSNP untuk menyampaikan kebijakan UN tahun 2015 kepada seluruh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se Jawa Tengah pada hari Kamis (28/1/2015)”, ungkap Kartono dalam sambutannya yang langsung mendapat tepukan apresiasi dari Komisi X DPR RI dan BSNP.

Keterlambatan POS UN juga menjadi pertanyaan anggota Komisi X dan Rektor UNNES yang turut hadir dalam acara dialog di ruang rapat Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

“Sampai saat ini, pihak perguruan tinggi belum mengetahui tugas dan peran dalam pelaksanaan UN 2015, sebab belum ada rapat koordinasi dengan pihak Kementerian Ristek DIKTI”, ungkap Fathur Rokhman Rektor Universitas Negeri Semarang.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Bambang Suryadi Sekretaris BSNP mengatakan bahwa keterlambatan POS UN ini karena pada masa transisi kepemimpinan nasional ada kebijakan makro yang belum tuntas.

“Pada masa transisi kepemimpinan nasional ada kebijakan makro yang terkait dengan UN, yaitu UN tidak menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan sehingga kelulusan peserta didik sepenuhnya menjadi kewenangan satuan pendidikan”, ungkapnya.

Kebijakan makro ini, tambah Bambang, memiliki implikasi yang berupa perlunya dilakukan revisi atau perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005. Begitu proses revisi PP 19/2005 selesai, maka Permendikbud dan POS UN akan segera ditetapkan, sebab secara substansi sudah selesai disusun oleh BSNP.

“POS UN lebih besifat mengatur kebijakan mikro dalam pelaksanaan UN, diantaranya adalah tugas pelaksana UN tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Satuan Pendidikan, persyaratan peserta UN dan proses pendaftaran. Kebijakan mikro ini tidak jauh berbedadengan UN tahun-tahun sebelumnya, sehingga proses persiapan pelaksanaan UN tetap bisa berjalan”, ucap Bambang dosen Fakultas Psikologi UIN Jakarta tersebut. (BS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *