Hasil UASBN SD Pinggiran Lamongan Terbaik se-Jawa Timur

LAMONGAN, KOMPAS.com — Dua lembaga sekolah dasar negeri (SDN) di pinggiran Kabupaten Lamongan, yakni SDN Badurame 1 Kecamatan Turi dan SDN Mojorejo 3 di Kecamatan Modo meraih hasil terbaik Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional atau UASBN 2009.

Secara lembaga, SDN Badura menempati peringkat pertama, sedangkan SDN Mojorejo 3 di urutan kedua. Secara perorangan, siswa asal Lamongan bernama Sabrina Olivia Putri meraih nilai rata-rata UASBN terbaik kedua se-Jatim dengan nilai rata-rata 29,60. Nilai itu terpaut 0,20 dari peringkat pertama yang dipegang oleh Indri Kartika Dewi, siswi SDN Sawojajar 1 Malang. Indri memiliki nilai 29,80.

Kepala Subdinas TK/SD Dinas Pendidikan Lamongan Elham Rohmanto, Rabu (17/6), menyatakan, selain itu tiga lembaga SD/MI lainnya juga masuk 20 besar se-Jatim. Sekolah itu antara lain SDN Tambakploso Kecamatan Turi di urutan ke-11, SDN Made IV Kecamatan Lamongan di peringkat 15, serta SDN Rejosari Kecamatan Deket di peringkat 19.

Tahun ini UASBN di Lamongan diikuti oleh 20.612 siswa yang tersebar di 1.168 lembaga pendidikan setingkat SD/MI. Peserta UASBN dari tingkat SD sebanyak 11.525 siswa, dari MI mencapai 9.087 siswa.

“Nilai UASBN belum merupakan nilai kelulusan,” kata Elham.

Elham mengatakan, setelah sosialisasi masing-masing Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan di setiap kecamatan akan menyerahkan nilai UASBN dan melakukan rapat dengan Kepala Sekolah untuk menentukan kelulusan.

“Untuk menentukan kelulusan, nilai UASBN masih harus digabung dengan nilai ujian sekolah. Pengumuman kelulusan dilaksanakan serentak pada 20 Juni mendatang,” ujar Elham.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Kelulusan SD, pengumuman tetap ditentukan oleh pihak sekolah masing-masing. Dalam hal ini, hasil nilai UASBN bukan menjadi acuan utama kelulusan siswa.

“Hanya saja perlu diatur, bahwa kelulusan siswa SD setidaknya diimbangi dengan syarat-syarat seperti siswa bersangkutan telah menyelesaikan seluruh proses pembelajaran di SD. Selain itu, siswa bersangkutan mendapat nilai minimal B untuk akhlak, kewarganegaraan, kepribadian, dan pendidikan jasmani, papar Elham.

Kompas.com, Rabu, 17 Juni 2009

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *